Ahmad Mujab

Ahmad Mujab

Oleh: Ahmad Mujab

Selama kurang lebih tiga minggu saya mengikuti kegiatan operasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yatim Mandiri Jombang, saya telah mendapat banyak sekali ilmu, pengalaman, pengetahuan, kawan-kawan, dan hal-hal menarik lain yang sangat bermanfaat. Pada hari Jum’at tanggal 16 Januari 2015, ketika saya dan teman teman beserta DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) melakukan survey dan pengenalan awal tempat Pratek Pengelolaan Zakat (PPZ) di Yatim Mandiri, saya sudah merasa enak dan nyaman disana karena disambut oleh karyawan Yatim Mandiri Jombang yang ramah-tamah, humoris, dan berwibawa pastinya.

Pada tanggal 19 Januari 2015 itulah awal saya melaksanakan PPZ di LAZ Yatium Mandiri Jombang. Hari pertama PPZ saya tidak menyangka kalau ternyata sebelum melakukan aktifitas seperti menghimpun dana zakat, mengopersionalkan dana zakat, dan menyalurkan dana zakat selayaknya di Lembaga Amil Zakat Lain ternyata di Yatim mandiri melakukan kegiatan wajib terlebih dahulu, yaitu kegiatan membaca (tilawatil) al-Qur’an, doa al-Ma’surat, ceramah agama, dan sholat dhuha.

Kegiatan ini sangat berbeda dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di lembaga lain. Pada lembaga lain sebelum bekerja hanya melaksanakan doa bersama saja, tanpa ada tilawatil al-Qur’an, ceramah agama, dan shalat dhuha. Inilah salah satu kelebihan LAZ Yatim Mandiri dibanding lembaga amil zakat yang lain.

Menurut saya, kelebihan lain LAZ Yatim Mandiri yang paling menonjol dan berbeda dengan lembaga lain adalah terletak pada program-programnya, yakni BOP (Beasiswa Operasional Pendidikan), Rumah Kemandirian, Bunda Mandiri, Super Gizi Qurban, Mandiri Entrepreneur Center, Mobile Clinic (kesehatan Keliling), ICM-BS, Ramadhan, dan Sanggar Genius yang sebagian besar ditujukan untuk yatim dhuafa di seluruh Indonesia.

Semua program-program tersebut sangat bermanfaat bagi anak yatim dhuafa, misalnya program BOP ini merupakan program pemberian beasiswa kepada yatin dhuafa yang kurang mampu dan masih menuntut ilmu di SD, SMP, dan SMA. Program selanjutnya adalah program Sanggar Genius, program ini merupakan program yatim mandiri yang ada di setiap cabang yang ada di seluruh Indonesia. Sanggar Genius adalah sarana belajar yatim dhuafa non panti dan non sekolah. Demikian adalah beberapa kelebihan LAZ Yatim Mandiri.

Kekurangan LAZ Yatim Mandiri menurut saya tidak terlalu tampak, hanya saja ada sedikit kekurangan dalam kedislipinan karyawan. Ketika masuk kantor tidak semua karyawan bisa tepat waktu datangnya, masih ada yang terlambat. Penilaian masyarakat tentang LAZ Yatim Mandiri sangat baik, buktinya baru dua tahun berdiri di Jombang donator-donaturnya sudah banyak, entah itu rutin ataupun insidentil yang semuanya sengat berguna bagi yatim dhuafa.

Setelah saya bercerita tentang pengalaman saya dan menjelaskan tentang Yatim Mandiri pada orang tua saya ternyata mereka sangat bangga dan berterimakasih banyak kepada LAZ Yatim Mandiri terutama LAZ Yatim Mandiri Jombang, karena disana saya mendapat pengalaman dan ilmu yang banyak dan bermanfaat bagi semuanya, terutama bagi keluarga.

Profil Penulis:

Ahmad Mujab, mahasiswa STAIN Kediri Prodi Ekonomi Syari’ah Semester VI. Sekarang bertempat tinggal di Jl. Gajah Mada No. 52 Semanding Tertek, Pare, Kediri.

Iklan

About Agus Siswoyo

Guru SD, pengajar TPQ, blogger Jombang, warga Tebuireng, dan penggiat Ekonomi Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s