Oleh: Lailatur Rochmah

Yatim Mandiri merupakan Lembaga Amil Zakat yang bertugas penghimpunan dana dari muzaki, pengelola dan mendistribusikan hasil dana ziswaf tersebut terutama kepada anak yatim dan dhuafa. Yatim Mandiri dirintis pada tanggal 31 Maret 1994 pertama kalinya oleh Drs Hasan Sadzili, Syahid Haz menggunakan nama Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Panti Asuhan Islam dan Anak Purna Asuh (YP3IS). Dengan kemajuan lembaga maka berganti nama menjadi Yatim Mandiri. Yatim Mandiri merupakan lembaga nirlaba yang conceret pada upaya memandirikan anak yatim melalui pengelolaan dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ziswaf).

Lailatur Rohmah

Lailatur Rohmah

Berdirinya Yatim Mandiri bertujuan untuk membangun kemandirian anak yatim dan dhua’fa. Yatim Mandiri mempunyai program-program yang disusun dan direncanakan oleh yatim mandiri. Program tersebut dinamakan “program yatim mandiri” ada beberapa program seperti Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS) dan Mandiri Entrepreneur Center (MEC), Super Gizi Qurban (SGQ), Mobile Clinic, Sanggar Genius, Bunda Mandiri, dan Rumah Kemandirian.

Disamping itu Yatim Mandiri mempunyai program wakaf membanggun Masjid Ulul Albab yang tempatnya di Jl. Raya Cendekia Sidoarjo, yang proses pembangunanya sudah berjalan saat ini. Dan juga program tabungan qurban yang di gunakan untuk orang-orang yang mau menabung buat membeli hewan qurban atau berqurban. Serta program mabrur yaitu program umroh dan haji.

Begitu banyak program-program yang diadakan di Yatim Mandiri diharapkan para muzaki untuk bergabung dalam memberdayakan anak yatim dan dhua’fa. Guna untuk dapat membantu anak yatim dan membiayai kelanjutan pendidikannya, membimbing, dan memotivasi mereka untuk bisa mewujudkan cita-citanya, mengupayakan potensi belajarnya untuk menjadi orang yang berguna dan bisa menjadi calon-calon muzaki yang hebat dan siap untuk menjadi penerus bangsa yang handal.

Dengan berkembangnya zaman mengakibatkan pemerintah meningkatkan tuntutan sektor- sektor lain atas pembiayaan pembangunan, program–program konservasi dana untuk anak yatim, semakin terabaikan. Inilah saatnya semua pihak bahu membahu membantuk untuk mewujudkan, dan meningkatkan , serta pengelolaan dana untuk anak yatim dan dhua’fa. Keterlibatan ini tidak memandang latar belakang. Bahkan donatur rutin maupun isidentil saat di butuhkan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Pelibatan masyarakat untuk membantu anak yatim, bisa dilakukan dengan melalui Yatim Mandiri. Dengan pengembangan muzaki yang bergabung, sehingga muzaki mempunyai kepedulian untuk membantu anak-anak yatim. Di samping itu komoditas- komoditas relawan yang mau berperan aktif dalam membantu kegiatan anak yatim. Misalnya kegiatan seminar, cesling, dan sanggar genius. Dalam penyaluran, pengelolaan, dan pemberdayaan yang benar dan tepat untuk memandirikan anak yatim. Sehingga diharapkan terjalin kerja sama antara semua masyarakat dan tercipta kemaslahatan kepada anak yatim dan dhua’fa.

Dalam konteks Yatim Mandiri yang memiliki adil besar dalam kehidupan anak yatim dan dhua’fa. Peran semua pihak adalah sebuah keniscayaan. Karena peran semua pihak tersebut akan terwujud sungguh kenyatan yang harus kita pikul bersama. Ternyata berakirnya kehidupan dunia, kita umat manusia punya adil besar untuk mewujudkannya. Mewujudkan senyum dan kemandirian anak yatim merupakan salah satu jalan untuk menuju surga. Inikah yang kita ingginkan?

Kepedulian kita terhadap anak yatim dan dhua’fa adalah potret kecil kepedulian kita terhadap manusia dan dunia yang lebih besar. Jika peran kita tidak mengemuka dan tidak bermakna, berarti terhadap sesama manusia juga demikian. Mari Mandirikan Mereka!

Profil Penulis: Lailatur Rochmah, mahasiswa STAIN Kediri Pogram Studi Ekonomi Syariah Semester 6, peserta Praktik Pengelolaan Zakat (PPZ) di Yatim Mandiri Jombang.

Iklan

About Agus Siswoyo

Guru SD, pengajar TPQ, blogger Jombang, warga Tebuireng, dan penggiat Ekonomi Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s